Social Icons

Pages

Rabu, 14 November 2012

KARYA ILMIAH REMAJA (KIR)

        Pengertian  Karya Ilmiah remaja merupakan tulisan berisi ide kreatif siswa yang disusun secara komprehensi berdasarkan data, dianalisis dan diakhiri dengan kesimpulan yang relevan.





  • Jenis – jenis karya Ilmiah:

    a. Makalah
    Makalah
    adalah karya tulis ilmiah yang menyajikan permasalahan dan pembahasannya berdasarkan data di lapangan atau kepustakaan yang bersifat empiris dan objektif.

    b. Kertas kerja
    Kertas kerja
    adalah karya tulis ilmiah yang bersifat lebih mendalam daripada makalah dengan menyajikan data di lapangan atau kepustakaan yang bersifat empiris dan objektif. Makalah sering ditulis untuk disajikan dalam kegiatan penelitian dan tidak untuk didiskusikan, sedangkan kertas kerja ditulis untuk disajikan dalam seminar atau lokakarya
     
    c.Laporan Praktik Kerja
    Laporan praktik kerja
    adalah karya tulis ilmiah yang memaparkan data hasil temuan di lapangan atau instansi perusahaan tempat kita bekerja. Jenis karya ilmiah ini merupakan karya ilmiah untuk jenjang diploma III (DIII)

    d.Skripsi
    Skripsi
    adalah karya tulis ilmiah yang mengemukakan pendapat penulis berdasarkan pendapat orang lain (karya ilmiah S I). Karya ilmiah ini ditulis untuk meraih gelar sarjana.

    e.Tesis
    Tesis
    adalah karya tulis ilmiah yang mengungkapkan pengetahuan baru dengan melakukan pengujian terhadap suatu hipotesis. Tesis ini sifatnya lebih mendalam dari skripsi (karya ilmiah S II). Karya ilmiah ini ditulis untuk meraih gelar magister.

    f. Disertasi
    Disertasi
    adalah karya tulis ilmiah yang mengemukakan teori atau dalil baru yang dapat dibuktikan berdasarkan fakta secara empiris dan objektif (karya ilmiah S III). Karya ilmiah ini ditulis untuk meraih gelar doktor.
  •  Karakteristik Karya Ilmiah
    1. Mengacu kepada teori Artinya karangan ilmiah wajib memiliki teori yang dijadikan sebagai landasan berpikir / kerangka pemikiran / acuan dalam pembahasan masalah.

    2. Berdasarkan fakta Artinya setiap informasi dalam kerangka ilmiah selalu apa adanya, sebenarnya dan konkret.

    3. Logis
    Artinya setiap keterangna dalam kerangka ilmiah selalu dapat ditelusuri, diselidiki dan diusut alasan-alasannya, rasional dan dapat diterima akal.

    4. Objektif Artinya dalam kerangka ilmiah semua keterangan yang diungkapkan tidak pernah subjektif, senantiasa faktual dan apa adanya, serta tidak diintervensi oleh kepentingan baik pribadi maupun golongan.

    5. Sistematis Baik penulisan / penyajian maupun pembahasan dalam karangan ilmiah disajikan secara rutin, teratur, kronologis, sesuai dengan prosedur dan sistem yang berlaku, terurut, dan tertib.

    6. Sahih / Valid Artinya baik bentuk maupun isi karangan ilmiah sudah sah dan benar menurut aturan ilmiah yang berlaku.

    7. Jelas Artinya setiap informasi dalam karangan ilmiah diungkapkan sejernih-jernihnya, gamblang, dan sejelas-jelasnya sehingga tidak menimbulkan pertanyaan dan keraguan-raguan dalam benak pembaca.

    8. Bahasanya Baku Bahasa dalam kerangka ilmiah harus baku artinya harus sesuai dengan bahasa yamg dijadikan tolak ukur / standar bagi betul tidaknya penggunaan bahasa.
  •  LANGKAH-LANGKAH PENULISAN KARYA ILMIAH
    1. Persiapan

    a. Pemilihan Topik
    Cara memilih topik yang baik dalam karya ilmiah adalah sebagai berikut:
    a) topik itu sudah dikuasai
    b) topik itu paling menarik perhatian
    c) topik itu ruang lingkupnya terbatas
    d) data itu objektif
    e) memiliki prinsip-prinsip ilmiah (ada landasan teori atau teori- teori sebelumnya
    f) memiliki sumber acuan.

    b. Penentuan Judul

    Syarat judul yang baik adalah sebagai berikut:
    1. harus bebentuk frasa
    2. tanpa ada singkatan atau akronim
    3. awal kata harus huruf kapital kecuali preposisi dan konjungsi
    4. tanpa tanda baca di akhir judul karangan
    5. menarik perhatian
    6. logis dan
    7. sesuai dengan isi.
    cc. Penulisan Kerangka karya ilmiah
    Kerangka karya ilmiah adalah pengelompokan dan pengamatan jenis fakta dan sifatnya menjadi kesatuan yang bertautan.

    Contoh:
    KATA PENGANTAR
    DAFTAR ISI
    DAFTAR TABEL   ( jika ada )
    BAB I PENDAHULUAN
    1.1 Latar Belakang Masalah
    1.2 Pembatasan Masalah
    1.3 Tujuan Penelitian
    1.4 Kerangka Teori
    1.5 Sumber Data
    1.6 Sistematika Penulisan
    BAB II LANDASAN TEORI
    2.1 …
    2.2 …
    BAB III METODE PENELITIAN DAN KAJIAN
    3.1 …
    3.2 …
    BAB IV ANALISIS DATA
    4.1 …
    4.2 …
    BAB V SIMPULAN DAN SARAN
    5.1 …
    5.2 …
    DAFTAR PUSTAKA
    LAMPIRAN DATA


  •  2. Pengumpulan Data
    Langkah-langkah yang harus dilakukan dalam pengumpulan data adalah sebagai berikut:
    a. mencari informasi/data dari kepustakaan
    b. menyusun daftar angket
    c. melakukan wawancara
    d. melakukan pengamatan di lapangan
    e. melakukan percobaan di laboratorium.

    3. Penyusunan Data
    Penyusunan data dapat diartikan menyeleksi, mengolah, dan menganalisis data dengan menggunakan teknik-teknik atau metode yang telah ditentukan.

    4. Pengetikan
    Setelah data disusun lalu diadakan pengetikan data (penelitian). Huruf yang dipakai adalah times new roman ukuran 12 atau arial ukuran 11 (untuk teks) Spasi yang dipakai dalam karya ilmiah adalah dua spasi, sedangkan abstrak adalah satu spasi. Catatan: Ukuran huruf untuk judul karangan dan judul bab adalah 14, sedangkan ukuran huruf untuk nama lembaga 16.

    5. Pemeriksaan
    Pemeriksaan data (penelitian) dapat dilakukan melalui tahapan penerapan bahasa berikut:
    1. penyusunan paragraf
    2. penerapan kalimat baku
    3. penerapan diksi/pilihan kata dan
    4. penerapan EYD.
  • SISTEMATIKA KARYA ILMIAH
          1. Bagian Pembuka
    a. Judul Karangan
    - Judul karangan
    Catatan: Syarat-syarat judul dapat dilihat pada pemilihan topik dan penentuan judul.                         
    Contoh : FUNGSI PENGAWASAN DALAM UPAYA PENINGKATAN KINERJA PEGAWAI DI LINGKUNGAN PEMERINTAHAN DAERAH TINGKAT I JAWA BARAT

    - Nama Karangan Ilmiah Mencantumkan jenis karangan ilmiah. Apakah LAPORAN PRAKTIK KERJA, SKRIPSI, TESIS, DISERTASI dll. Ditulis dengan huruf kapital dan cetak tebal.

    - Tujuan Penulisan
    Tujuan penulisan ditulis dengan memakai huruf kecil kecuali nama mata kuliah, kegiatan, dan nama jurusan. (ditulis di tengahtengah). Contoh : disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Pengantar Ilmu Politik pada Program Studi Ilmu dministrasi Negara

    - Nama Penyusun Dicantumkan nama penyusun dengan didahului kata Oleh: atau Disusun oleh:
    b. Kata Pengantar
    c. Daftar isi


    2. Bagian Isi ( Inti Karya Ilmiah)
    A. Pendahuluan (Klik) memuat penjelasan atau pengantar tentang isi karangan ilmiah.
    B. Kajian Teori Bab ini berisikan uraian tentang teori-teori yang relevan dengan masalah yang dibahas atau diteliti
    C. Analisis Data ( Pembahasan )
    D. Penutup Bab penutup meliputi dua bagian yaitu simpulan dan saran

    a. Latar Belakang Masalah Bagian ini merupakan landasan dan pendorong (motivator) bagi pembaca dan peneliti.
    b. Identifikasi Masalah atau Pembatasan Masalah Identifikasi masalah bertujuan untuk membatasi atau menajamkan pokok permasalahan sehingga kajian atau pembahasannya tidak terlalu luas dan abstrak
    c. Tujuan Penelitian Tujuan penelitian merupakan sasaran yang akan dicapai atau dihasilkan dalam penelitian ini,
    d. Kerangka Pemikiran dan Hipotesis Hipotesis ialah dugaan smentara
    e. Metode dan Teknik penelitian Metode penelitian adalah seperangkat alat yang tersusun secara sistematis dan logis sedangkan teknik penelitian adalah tata cara melakukan setiap langkah- langkah metode penelitian.

     3. Bagian Akhir

    A. Daftar Pustaka
    Fungsi dari daftar pustaka adalah sebagai berikut:
    1. Menunjukkan bahwa tulisan itu ilmiah (bersifat ilmu pengetahuan)
    2. Menginformasikan bahwa karya ilmiah itu (penelitian) memilikireferensi dan akumulasi dari karya ilmiah terdahulu
    3. Merupakan alat control pada landasan teoretis atau tinjauan pustaka.

    B.Lampiran

    Isi lampiran bergantung pada d. Indeks, dan kebutuhan penulisan, e. Data penelitian.

    misalnya: a. Acuan wawancara,
    b. Angket
    c. Surat izin penelitian,
    d. Indeks, dan kebutuhan penulisan
    e. Data penelitian.


  •  MANFAAT PENYUSUNAN KARYA ILMIAH
    Manfaat penyusunan karya ilmiah bagi penulis adalah berikut:
    1. Melatih untuk mengembangkan keterampilan membaca yang efektif
    2. Melatih untuk menggabungkan hasil bacaan dari berbagai sumber
    3. Mengenalkan dengan kegiatan kepustakaan
    4. Meningkatkan pengorganisasian fakta/data secara jelas dan sistematis
    5. Memperoleh kepuasan intelektual
    6. Memperluas cakrawala ilmu pengetahuan.  
  • Tidak ada komentar:

    Poskan Komentar

     

    Sample text

    Sample Text